Sabtu, 29 Juni 2013

Khutbah Jum'at tgl. 11 Nov 2011 [tindak kekerasan terhadap Muslim Ahmadi]



Khotbah Jum’at
Sayyidina Amirul Mu’minin 
Hadhrat  Mirza Masroor  Ahmad 
Hadhrat Khalifatul Masih V ayyadahulloohu ta’ala binashrihil ‘aziiz [1]
Tanggal 11 Nubuwwah 1390 HS/Novmbr 2011
Di Mesjid Baitul Futuh, London.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ
وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
أَمَّا بَعْدُ فَأَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
 
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (١) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ (٢) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (٣) مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ (٤) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ (٥) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ (٦)  صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّيْنَ  (٧)

Kekerasan-kekerasan terhadap para Ahmadi khususnya di Pakistan terus-menerus dilakukan oleh pihak lawan semenjak National Assembly (Majelis Nasional) Pakistan mengeluarkan undang-undang pada tahun 1974 yang memutuskan orang-orang Ahmadi sebagai bukan Islam. Kemudian Jenderal Zia-ul-Haq sebagai Kepala Negara yang diktator telah menggunakan kesempatan untuk menambah memperketat undang-undang itu sambil berkata, “Orang-orang Ahmadi ini [mereka menyebutnya bukan ‘orang Ahmadi’ tetapi orang ‘Qadiani’ atau ‘Mirzai'] tidak mempunyai arti apa-apa, mereka melanggar qanun (undang-undang) yang kita keluarkan. Kepada mereka harus ditanamkan anggapan bahwa mereka keluar dari umat Muslim. Katakan kepada mereka, ‘Kalian (para Ahmadi) satu dengan yang lain harus mengatakan bahwa kamu bukan Islam!’ Katakan kepada mereka, ‘Kalian tidak boleh membaca Kalimah!’ Katakan kepada mereka, ‘Kalian tidak boleh mengucapkan assalamualaikum kepada siapa pun!’